Sekilas.co.id – Performa PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara kembali mendapat pengakuan di kancah nasional. Bank Sultra sukses mengukuhkan posisinya sebagai lembaga keuangan yang tangguh dengan meraih predikat “Sangat Baik Tahun 2025” pada kategori KBMI 1 dalam ajang bergengsi The Asian Post Best Regional Champion Awards 2026.
Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, kepada Kepala Bagian Corporate Secretary Bank Sultra, Eky Teguh Saputra, di Alila Hotel, Solo, Kamis (16/4).
Keberhasilan ini menempatkan Bank Sultra di jajaran elite perbankan daerah. Dari 80 institusi yang berkompetisi, Bank Sultra dinilai unggul dalam lima aspek krusial: permodalan, kualitas aset, rentabilitas, likuiditas, hingga efisiensi.
Rapor Hijau: Laba dan Kualitas Kredit Terjaga
Catatan keuangan Bank Sultra sepanjang tahun 2025 terbilang impresif. Bank kebanggaan masyarakat Bumi Anoa ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 419,6 miliar. Jika ditarik garis sejak tahun 2020, Bank Sultra mencatatkan pertumbuhan laba kumulatif yang sangat signifikan, yakni mencapai 61,38 persen.
Hebatnya, pertumbuhan laba tersebut dibarengi dengan manajemen risiko yang sangat disiplin. Di tengah tantangan ekonomi global, Bank Sultra mampu menjaga rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) di level 0,89 persen. Angka ini jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan regulator sebesar 5 persen, sekaligus menjadi bukti kesehatan aset perusahaan yang prima.
Akselerasi Sektor Produktif dan Ledakan Digital
Sektor penyaluran kredit juga menunjukkan grafik menanjak ke angka Rp 9,58 triliun. Fokus ekspansi Bank Sultra pada sektor produktif terlihat dari lonjakan Kredit Investasi yang melesat hingga 37,16 persen dan Kredit Modal Kerja yang tumbuh 23,50 persen.
Tak hanya di sektor konvensional, “ledakan” terjadi di lini layanan digital. Sepanjang 2025, transaksi melalui QRIS Bank Sultra mencatatkan lonjakan fantastis sebesar 1.371,73 persen. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan pengguna aplikasi Bank Sultra Mobile yang naik 28,02 persen.
Menjadi Jangkar Ekonomi Daerah
Dihubungi secara terpisah, Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh tim serta nasabah.
“Alhamdulillah, apresiasi ini adalah buah kerja keras seluruh insan Bank Sultra. Pertumbuhan laba 61,38 persen sejak 2020 bukan sekadar angka, melainkan cerminan fundamental yang sehat dan manajemen risiko yang disiplin,” ujar Andri.
Andri menegaskan bahwa fokus Bank Sultra ke depan akan tetap pada penguatan transformasi digital untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok. “Kami ingin terus menjadi jangkar stabilitas ekonomi daerah sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance),” pungkasnya.
Penghargaan ini menjadi momentum bagi Bank Sultra untuk terus berinovasi, memastikan setiap langkah ekspansi tetap berpijak pada prinsip kehati-hatian demi masa depan perbankan yang lebih inklusif.











