Menu

Mode Gelap
 

News · 28 Apr 2026 20:05 WIB ·

Gubernur ASR Kucurkan Rp 1,8 Miliar, Kado Pribadi untuk Masa Depan Bumi Anoa


Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka Perbesar

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka

Sekilas.co.id – Kabar gembira bagi para pemburu beasiswa di Sulawesi Tenggara. Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), memastikan penyaluran bantuan pendidikan senilai Rp 1,8 miliar akan segera terealisasi pada Mei 2026 mendatang. Menariknya, anggaran fantastis tersebut tidak menyentuh dana negara, melainkan murni bersumber dari yayasan pribadi sang purnawirawan jenderal tersebut.

Langkah “potong kompas” ini diambil Gubernur sebagai solusi atas hambatan administrasi penganggaran pada APBD 2026. ASR memilih merogoh kocek pribadi agar para mahasiswa tidak perlu menunggu hingga APBD Perubahan demi melanjutkan studi mereka.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Syahrir, menjelaskan bahwa proses seleksi kini tengah berlangsung ketat. Tim khusus yang ditunjuk Gubernur sedang menyisir sekitar 3.000 berkas pelamar yang sudah masuk sejak tahun lalu.

“Jadi, tidak ada lagi rekrutmen baru. Penerima beasiswa sebanyak 150 orang akan diseleksi dari total 3.000-an pelamar yang berkasnya sudah ada di tangan tim,” ujar Andi Syahrir, Senin (27/4).

Dari ribuan pelamar tersebut, tim akan menjaring 150 mahasiswa beruntung dengan rincian kuota yang proporsional. Sebanyak 100 kursi disiapkan untuk jenjang S1, 30 kursi untuk S2, dan 20 kursi untuk jenjang S3. Nominal yang diterima pun tergolong besar. Mahasiswa S1 akan mendapatkan Rp 7,5 juta, mahasiswa S2 sebesar Rp 15 juta, dan bagi mahasiswa jenjang doktoral (S3) akan menerima bantuan sebesar Rp 30 juta per orang.

Andi Syahrir mewanti-wanti agar dana ini sampai ke tangan mahasiswa tanpa kurang sepeser pun. “Nilai beasiswa akan diterima utuh. Jika nantinya ditemukan ada potongan-potongan, segera laporkan ke tim khusus Bapak Gubernur,” tegasnya.

Keputusan Gubernur menggunakan dana pribadi ini bukan tanpa alasan. Andi Syahrir mengungkapkan bahwa anggaran negara memiliki keterbatasan fleksibilitas karena dibalut berbagai regulasi dan aturan ketat. Jika dipaksakan sebelum waktunya, dikhawatirkan akan memicu konsekuensi hukum.

“Kendala administrasi penganggaran memang hal yang lumrah terjadi di level pemerintahan mana pun. Sementara itu, mahasiswa butuh percepatan agar beasiswa segera termanfaatkan untuk kelangsungan studi mereka. Karena itulah, Bapak Gubernur memilih menggunakan dana pribadi terlebih dahulu,” tambahnya.

Pengumuman beasiswa “spontan” ini sebelumnya disampaikan ASR saat memberikan sambutan dalam acara puncak undian Banghoki Bank Sultra di kawasan MTQ Kendari, Sabtu malam (26/4). Di hadapan ribuan warga yang hadir, Gubernur menegaskan komitmennya bahwa pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena urusan birokrasi.

Sesuai jadwal, dana beasiswa dari yayasan pribadi Gubernur tersebut ditargetkan sudah mendarat di rekening para mahasiswa terpilih pada Mei 2026 mendatang. Langkah ini diharapkan menjadi stimulus bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Anoa tanpa harus tersandera kakuat aturan penganggaran daerah.

Penulis: ambar sakti

Artikel ini telah dibaca 1061 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tertibkan Aset Ummusshabri, Bukti ASR Lindungi Pendidikan Sultra: Aset Aman, Sekolah Tetap Jalan

11 September 2026 - 16:16 WIB

Maling Nikel, PT Ceria Nugraha Indotama Didesak Angkat Kaki dari Bumi Anoa

10 September 2026 - 08:41 WIB

Kasus Ekspor Nikel Ilegal PT Ceria Nugraha Indotama, Kejagung Tancap Gas

9 September 2026 - 17:53 WIB

Kasus Wakil Rakyat Teguh Rahmat Tak Kunjung ke Pengadilan, Kajati Sultra Beri Atensi

9 September 2026 - 16:55 WIB

Lantik Pengurus Kadin Bombana, Supriadi Minta Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah

9 September 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Gubernur Dan Kajati Sultra Percepat Pengamanan Aset Daerah dan Perbaikan Tata Kelola SDA

9 September 2026 - 12:58 WIB

Trending di News