Sekilas.co.id – Suasana di kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari tampak berbeda pada Selasa pagi (21/4). Ribuan wajah penuh harap mulai memadati area ujian seiring dimulainya hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026. Momen ini menjadi langkah awal bagi para lulusan SMA sederajat untuk merajut mimpi di bangku pendidikan tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Herman, hadir langsung meninjau pelaksanaan ujian untuk memastikan kenyamanan para peserta. Ia memberikan pesan sejuk sekaligus memotivasi agar para peserta percaya pada kemampuan diri sendiri.
“Kami ingin memastikan semua berjalan lancar agar anak-anak kita bisa fokus mengerjakan soal. Karena sistemnya sudah berbasis komputer, maka kunci kelulusan murni ada pada persiapan dan kerja keras mereka sendiri. Tetap tenang dan kerjakan dengan teliti,” pesan Herman dengan hangat.
Tahun ini, UHO Kendari membuka pintu lebar-lebar dengan total kuota penerimaan mencapai 9.464 mahasiswa. Ketua Penyelenggara UTBK UHO, La Ode Santiaji Bande, merincikan bahwa kuota tersebut tersebar di berbagai jalur seleksi guna memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh putra-putri daerah maupun nasional.
Sesuai aturan nasional, kuota terbagi dalam tiga jalur: jalur prestasi (2.846 kursi), jalur UTBK atau tes (3.936 kursi), dan jalur seleksi mandiri (2.822 kursi). “Untuk jalur prestasi sudah selesai, dan saat ini kami sedang menyambut mereka yang lulus untuk melakukan registrasi ulang,” tutur Santiaji.
Sisi humanis seleksi tahun ini juga terlihat pada jalur bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Santiaji menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan dengan sangat teliti untuk memastikan bantuan jatuh ke tangan yang benar-benar membutuhkan.
Dari hasil verifikasi terbaru bersama Kemdiktisaintek, sebanyak 753 peserta penerima KIP dinyatakan memenuhi syarat (eligible) berdasarkan kategori desil satu sampai empat. Meski jumlah ini mengalami penyaringan dari data awal, hal tersebut dilakukan demi menjaga amanah negara dalam mendukung siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
UTBK UHO 2026 dijadwalkan berlangsung selama sepekan hingga 28 April mendatang. Setiap harinya, ujian dibagi menjadi dua sesi—pagi dan siang—untuk menjaga efektivitas serta kenyamanan di dalam ruang ujian.
Bagi para orang tua yang setia menunggu di luar gedung, serta para peserta yang sedang berjuang di dalam ruang ujian, momen sepekan ini bukan sekadar tes akademik, melainkan jembatan menuju masa depan yang lebih cerah di kampus hijau UHO Kendari.











