Sekilas.co.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, menegaskan pentingnya membangun kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap tugas, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Gubernur Sultra, Rabu (17/6/2026).
Upacara tersebut diikuti Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, pelaksana, serta ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dalam arahannya, Hugua menekankan bahwa kesadaran merupakan nilai fundamental yang harus dimiliki setiap aparatur negara. Menurutnya, kesadaran tidak sekadar sebatas pemikiran, tetapi harus tertanam dalam diri ASN sebagai landasan moral dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia mengingatkan seluruh ASN agar memahami serta menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang dibacakan dalam upacara. Nilai-nilai tersebut, kata Hugua, harus menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Selain itu, Wakil Gubernur juga mengingatkan pentingnya memahami kedudukan Pemerintah Provinsi sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Dalam posisi tersebut, pemerintah provinsi memiliki tanggung jawab memperkuat koordinasi, mendorong kinerja, serta melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan kabupaten dan kota guna mendukung pembangunan nasional.
Lebih lanjut, Hugua mengajak seluruh ASN untuk memiliki kepedulian terhadap berbagai tantangan pembangunan yang masih dihadapi Sulawesi Tenggara. Tantangan tersebut meliputi peningkatan daya saing daerah, reformasi birokrasi, penguatan akuntabilitas kinerja pemerintah, hingga pengendalian inflasi yang berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, serta memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah di tengah kebijakan efisiensi yang tengah diterapkan pemerintah.
“Di tengah berbagai tantangan, yang harus kita bangun adalah kebersamaan, kolaborasi, dan saling menjaga. Dengan itu, kita dapat menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan secara lebih efektif,” ujar Hugua.
Mengakhiri arahannya, Hugua mengajak seluruh ASN menjadikan diri sebagai teladan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, integritas, disiplin, profesionalisme, dan dedikasi merupakan nilai yang harus terus dijaga agar ASN mampu menjadi contoh di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
Upacara Hari Kesadaran Nasional menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memperkuat komitmen aparatur dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah secara efektif dan berkelanjutan.











