Menu

Mode Gelap
 

News · 12 Feb 2026 21:57 WIB ·

Sisi Gelap Bisnis Transportasi Penunjang Bandara Halu Oleo


Ilustrasi sisi gelap bisnis transportasi bandara Halu Oleo yang dibalut Koperasi Perbesar

Ilustrasi sisi gelap bisnis transportasi bandara Halu Oleo yang dibalut Koperasi

Sekilas.co.id – Sisi gelap bandara Halu Oleo Kendari. Moda transportasi penunjang dari Bandara Halu Oleo menjadi kebutuhan vital yang dibutuhkan pengguna bandara kerap dikeluhkan.

Beberapa waktu lalu, wisatawan domestik mengeluhkan moda transportasi yang terbatas dengan kesan pengelolaan secara kapitalis dengan dalih koprasi. Kejadian itu sempat viral di media sosial Tiktok. Kini, keluhan itu datang dari dalam pengelola transportasi penunjang Bandara Halu Oleo.

Sejumlah sopir angkutan bandara mengeluhkan tingginya biaya pendaftaran untuk bergabung dalam koperasi yang mencapai Rp2 juta, ditambah iuran bulanan sebesar Rp500 ribu. Salah seorang sopir bandara yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, besaran biaya tersebut dinilai cukup memberatkan, terlebih di tengah kondisi jumlah penumpang yang disebut mengalami penurunan.

“Biaya masuk Rp2 juta, lalu tiap bulan bayar Rp500 ribu. Sementara penumpang sekarang tidak seramai dulu,” ujarnya.

Ia juga mengeluhkan semakin banyaknya jumlah anggota koperasi yang beroperasi sebagai sopir bandara. Kondisi tersebut membuat persaingan antar sopir semakin ketat.

Menurutnya, situasi di lapangan kerap memicu cekcok antar sesama sopir akibat berebut penumpang. Hal itu terjadi karena tidak adanya sistem antrean yang jelas. “Kadang sampai ribut karena tidak pakai sistem antrean. Siapa cepat dia dapat penumpang,” ungkapnya.

Para sopir berharap adanya evaluasi sistem operasional, termasuk penerapan mekanisme antrean yang lebih tertib agar tidak memicu konflik di antara sesama pengemudi.

Sementara itu Kapen Lanud Halu Oleo, Lettu Sus M Yusuf yang dikonfirmasi via pesan whats app enggan memberikan komentar lebih jauh.
“Maaf sy belum bisa menjawab masih di luar kendari,” ujarnya singkat, Kamis 12 Februari 2026.*

Penulis: ambar sakti

Artikel ini telah dibaca 678 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Drama Hauling PT ST Nikel: Ketika Aturan Jadi Pajangan dan Pansus Jadi Harapan

16 March 2026 - 16:43 WIB

Lantik Pengurus Baru IDI, Wali Kota Kendari Soroti Capaian Layanan Kesehatan dan Evaluasi RSUD

16 March 2026 - 16:35 WIB

Safari Ramadhan di Pulau Muna, Gubernur Sultra: Saya Tidak Akan Bangun Proyek Monumental

16 March 2026 - 16:30 WIB

Safari Ramadhan di Pulau Muna, Gubernur Sultra Salurkan Bantuan Benih untuk Ribuan Hektar Lahan

16 March 2026 - 16:26 WIB

Sidak SPPG Mubabr, Gubernur Sultra Temukan Bahan Pangan Tak Layak Konsumsi

16 March 2026 - 16:22 WIB

Gelar Bukber Alumni, Abd Rahman Mantapkan Agenda Reuni Akbar Perdana Alumni Unsultra

15 March 2026 - 21:29 WIB

Trending di News