Menu

Mode Gelap
 

News · 21 Apr 2026 15:49 WIB ·

Genjot Produksi Padi, Distanak Sultra Siap “Pamer” Benih Unggul Sanggoleo di Harmoni Sultra 2026


Momen Gubernur Sultra Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka melakukan panen raya Perbesar

Momen Gubernur Sultra Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka melakukan panen raya

Sekilas.co.id – Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersiap memberikan kejutan di ajang Harmoni Sultra 2026. Dalam puncak peringatan HUT Sultra ke-62 yang bakal dihelat pada 24 April mendatang di Eks Tugu MTQ Kendari, Distanak akan memamerkan “senjata utama” baru bagi para petani: Benih Padi Sanggoleo.

Benih unggul asli daerah ini bukan sekadar varietas biasa. Sanggoleo merupakan buah dari komitmen Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, dalam menciptakan kemandirian pangan di Bumi Anoa. Program ini dirancang untuk mengubah pola pikir petani agar beralih dari penggunaan benih tradisional ke benih bersertifikat yang lebih produktif.

Kepala Distanak Sultra, Muhammad Taufik, menegaskan bahwa kehadiran Sanggoleo di ajang Harmoni Sultra bertujuan untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat, khususnya kaum tani.

“Benih Sanggoleo akan kami pamerkan agar semakin banyak petani yang beralih menggunakan benih bersertifikat. Kami ingin mereka tidak lagi menggunakan benih sembarangan yang kualitasnya tidak terjamin,” tegas Taufik.

Potensi Panen Tembus 10 Ton per Hektare
Keunggulan Sanggoleo memang tidak main-main. Berdasarkan data teknis, benih ini memiliki daya tumbuh di atas 90 persen dengan tingkat keseragaman mencapai 99 persen. Dari sisi hasil, potensinya sangat menggiurkan bagi kantong petani.

“Potensi produksinya rata-rata 8 hingga 10 ton per hektare dengan masa panen yang relatif singkat, sekitar 110 hingga 120 hari,” jelasnya.

Menariknya, dalam ajang Harmoni Sultra nanti, Distanak tidak hanya memajang benih tersebut di etalase. Masyarakat bisa langsung membawa pulang benih sakti ini dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp 8.000 per kilogram. Langkah ini sekaligus menjadi strategi Pemprov untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Membangun Ekosistem Perbenihan Mandiri
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, sebelumnya telah memberikan “lampu hijau” melalui pembagian gratis benih ini di Wawotobi, Konawe, pada awal tahun 2026. Namun, ia menekankan bahwa misi besarnya bukan sekadar bagi-bagi benih, melainkan membangun ekosistem.

“Program benih mandiri ini adalah langkah strategis untuk menciptakan sistem perbenihan yang tangguh, berkelanjutan, dan benar-benar berpihak kepada kesejahteraan petani,” tegas Gubernur yang akrab disapa ASR tersebut.

Guna menjaga kepercayaan petani, kualitas Sanggoleo dipantau dengan sangat ketat. Pemprov Sultra melalui UPTD Balai Perbanyakan Benih memastikan kemurnian genetik tetap terjaga, sementara pengawasan mutu diawasi langsung oleh UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan (BPSTP).

Dengan kehadiran Sanggoleo di Harmoni Sultra 2026, Distanak optimistis sektor pertanian Sultra akan memasuki babak baru yang lebih produktif dan mandiri.

Penulis: ambar sakti

Artikel ini telah dibaca 989 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Festival Liangkobori IV Jadi Bukti Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Pariwisata Sultra

15 July 2026 - 09:28 WIB

Nakhoda Baru PERMAHI Kendari: Laode Muhammad Nadin Resmi Ditunjuk Jadi Plt Ketua

14 July 2026 - 20:54 WIB

Sekda Tersandung Kasus, Dugaan Asusila di Rumah Jabatan Mencuat, HMKS Desak DPRD Konsel Gunakan Hak Angket

13 July 2026 - 16:08 WIB

Polresta Kendari Ungkap Sederet Kasus Besar Mulai dari Curanmor, Narkoba, hingga Kejahatan Seksual

13 July 2026 - 15:42 WIB

APH Sultra Bersatu Tagih Janji DPRD Kendari Soal Inspeksi Hauling PT ST Nikel Resources

11 July 2026 - 23:23 WIB

Sultra Perkuat Posisi sebagai Pusat Peradaban Manusia

11 July 2026 - 23:16 WIB

Trending di News