Menu

Mode Gelap
 

News · 9 Sep 2026 13:01 WIB ·

Lantik Pengurus Kadin Bombana, Supriadi Minta Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah


Lantik Pengurus Kadin Bombana, Supriadi Minta Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah Perbesar

Sekilas.co.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin ) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi melantik Ketua Kadin Kabupaten Bombana, Roysman Alfianto kepengurusan periode 2026-2031, Selasa (08/09/2026).

Pelantikan tersebut, langsung dipimpin oleh Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi, SDM, dan Ristek Kadin Sultra, Dr. H. Supriadi dan disaksikan Wakil Bupati Bombana, Ketua DPRD Bombana, Sekda Bombana, Forkompinda, pengusaha, dan UMKM lokal.

Dalam sambutannya, Supriadi menegaskan bahwa pelantikan pengurus Ketua Kadin Bombana, tidak hanya dipandang sebagai seremonial semata, tetapi memontum bagi pengusaha lokal maupun UMKM.

Baginya, begitu pentingnya keberpihakan terhadap pengusaha lokal dan UMKM dalam setiap aktivitas investasi yang masuk di Kabupaten Bombana. Kekayaan alam melimpah yang dimiliki Bombana, seperti emas, nikel di Kabaena, hingga sektor pertanian dan perikanan seharusnya memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

“Hari ini saya tidak ingin hanya berbicara mengenai angka pertumbuhan ekonomi, tetapi untuk siapa pertumbuhan ekonomi itu kita bangun. Investasi jangan hanya meninggalkan angka produksi, tetapi harus melahirkan pengusaha baru, membesarkan pengusaha lokal, dan menyerap tenaga kerja,” tegas Supriadi.

Supriadi menjelaskan, landasan hukum terkait hal ini sudah sangat jelas, mulai dari Pasal 33 dan Pasal 27 ayat (2) UUD 1945, hingga UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanam Modal serta UU Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM.

Regulasi tersebut mewajibkan kemitraan strategis antara usaha besar dan UMKM serta pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi.

Untuk itu, Kadin Sultra mendorong Pemerintah Kabupaten Bombana dan DPRD setempat agar mengkaji pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemberdayaan dan Kemitraan Usaha Lokal serta UMKM dalam penyelenggaraan investasi daerah.

Selain perbaikan regulasi, Kadin Sultra juga mengajak perusahaan-perusahaan besar di Bombana untuk mengubah paradigma program CSR. CSR diharapkan tidak lagi berbentuk bantuan sesaat, melainkan dialokasikan untuk inkubasi UMKM, pelatihan, sertifikasi tenaga kerja, hingga pembinaan agar produk UMKM dapat masuk ke rantai pasok industri.

“Kadin hadir bukan untuk mengambil kewenangan pemerintah atau meminta proyek, melainkan sebagai wadah komunikasi dan konsultasi agar pemerintah, investor, dan pengusaha lokal dapat berjalan searah. Mari kita jadikan Kadin sebagai mitra strategis,” tambahnya.

Ia memungkas pidatonya dengan mengingatkan agar pengelolaan sumber daya alam di Bombana dapat menyisakan kemandirian ekonomi bagi generasi mendatang.

“Jangan hanya menggali bumi Bombana, tetapi gali juga potensi manusianya. Jangan hanya mewarikan lubang tambang, tetapi wariskan pengusaha lokal yang kuat, UMKM yang mandiri, dan Bombana yang sejahtera,” tutup Supriadi.

Penulis: ambar sakti

Artikel ini telah dibaca 1015 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tertibkan Aset Ummusshabri, Bukti ASR Lindungi Pendidikan Sultra: Aset Aman, Sekolah Tetap Jalan

11 September 2026 - 16:16 WIB

Maling Nikel, PT Ceria Nugraha Indotama Didesak Angkat Kaki dari Bumi Anoa

10 September 2026 - 08:41 WIB

Kasus Ekspor Nikel Ilegal PT Ceria Nugraha Indotama, Kejagung Tancap Gas

9 September 2026 - 17:53 WIB

Kasus Wakil Rakyat Teguh Rahmat Tak Kunjung ke Pengadilan, Kajati Sultra Beri Atensi

9 September 2026 - 16:55 WIB

Sinergi Gubernur Dan Kajati Sultra Percepat Pengamanan Aset Daerah dan Perbaikan Tata Kelola SDA

9 September 2026 - 12:58 WIB

Dugaan Korupsi Makan Minum, Mangkir Panggilan Pertama Mantan Gubernur Ali Mazi Terancam Dipanggil Paksa

9 September 2026 - 12:46 WIB

Trending di Hukrim