Menu

Mode Gelap
 

News · 7 Jul 2026 21:12 WIB ·

Imbas 11 Tahanan Polres Kolut Kabur, AMAR dan KORAN Gelar Aksi Moral dan Doa Bersama di Depan Mapolda Sultra


Imbas 11 Tahanan Polres Kolut Kabur, AMAR dan KORAN Gelar Aksi Moral dan Doa Bersama di Depan Mapolda Sultra Perbesar

Sekilas.co.id — Insiden memilukan pembobolan ruang tahanan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kolaka Utara yang berujung pada melarikan dirinya 11 orang tahanan memicu gelombang kekhawatiran publik di Sulawesi Tenggara. Merespons rapuhnya sistem pengamanan tersebut, Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Sultra bersama Konsorsium Aktivis Nasional (KORAN) menggelar aksi renungan moral dan doa bersama tepat di depan gerbang Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sultra di Kendari, Selasa (7/7/2026) malam.

Aksi simbolik di bawah temaram nyala lilin tersebut digelar sebagai respons atas pelarian massal para tersangka tindak pidana di Kolaka Utara. Peristiwa kaburnya tahanan ini menjadi tamparan keras sekaligus potret nyata melemahnya pilar supremasi hukum di Bumi Anoa saat ini.

Ketua AMAN Sultra, Firman Adhyaksa, dalam orasi moralnya menegaskan bahwa gerakan malam ini merupakan desakan langsung agar Kapolda Sultra mengambil langkah tegas dan mengevaluasi total jajarannya, menyusul peristiwa yang mencoreng citra institusi penegak hukum tersebut.

“Gerakan simbolik malam hari ini lahir atas bentuk kesadaran dari beberapa pimpinan lembaga, sebagai bentuk dukungan moral kami selaku putra daerah Provinsi Sulawesi Tenggara kepada Kapolda agar lebih giat lagi dalam memberantas peredaran narkotika, judi online, dan beberapa tindakan kriminal lainnya. Isu paling utamanya adalah penegakan supremasi hukum di Sultra yang kami nilai melemah. Tugas dan tanggung jawab Kapolda harus kembali menjadi pilar utama,” tegas Firman Adhyaksa

Kasus kaburnya 11 tahanan dari rutan Polres Kolaka Utara yang memanfaatkan kelalaian penjagaan lewat ventilasi udara dinilai sebagai bukti konkret rapuhnya pengawasan internal kepolisian di tingkat daerah. Masalah ini menjadi perhatian khusus pemuda karena para buronan merupakan pelaku tindak kejahatan yang semestinya diadili demi keadilan para korban dan masyarakat kecil.

Ketua Umum Konsorsium Aktivis Nasional (KORAN) Sultra, Alief Cheshar, mengutarakan bahwa kehadiran mereka melingkari lilin di depan pintu gerbang utama Mapolda Sultra sengaja dirancang agar disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan tinggi kepolisian daerah sebagai bahan refleksi yang mendalam.

“Dengan adanya kegiatan doa bersama ini, tentunya sama-sama disaksikan oleh aparat penegak hukum langsung di depan Mapolda Sultra. Ini bisa menjadi bahan refleksi kita bersama, tentang bagaimana penegakan hukum di Sulawesi Tenggara itu bisa dijalankan dengan seadil-adilnya. Karena maraknya kejadian-kejadian yang tentunya bersifat murni ketidakadilan bagi masyarakat kecil yang ada di sini,” ungkap Alief Cheshar penuh harap.

Aksi moral tersebut berjalan dengan sangat damai, tertib, dan penuh khidmat. Duduk melingkar di bahu jalan, AMAN Sultra bersama KORAN berharap nyala lilin yang mereka bawa mampu menerangi komitmen aparat kepolisian untuk segera menangkap kembali sisa tahanan yang masih buron di kawasan pegunungan Kolaka Utara, sekaligus mengembalikan marwah hukum di Sulawesi Tenggara.*

Penulis: Artha Kusuma

Artikel ini telah dibaca 1104 kali

Baca Lainnya

Tertibkan Aset Ummusshabri, Bukti ASR Lindungi Pendidikan Sultra: Aset Aman, Sekolah Tetap Jalan

11 September 2026 - 16:16 WIB

Maling Nikel, PT Ceria Nugraha Indotama Didesak Angkat Kaki dari Bumi Anoa

10 September 2026 - 08:41 WIB

Kasus Ekspor Nikel Ilegal PT Ceria Nugraha Indotama, Kejagung Tancap Gas

9 September 2026 - 17:53 WIB

Kasus Wakil Rakyat Teguh Rahmat Tak Kunjung ke Pengadilan, Kajati Sultra Beri Atensi

9 September 2026 - 16:55 WIB

Lantik Pengurus Kadin Bombana, Supriadi Minta Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah

9 September 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Gubernur Dan Kajati Sultra Percepat Pengamanan Aset Daerah dan Perbaikan Tata Kelola SDA

9 September 2026 - 12:58 WIB

Trending di News