Menu

Mode Gelap
 

News · 2 Apr 2026 19:50 WIB ·

Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Bank Sultra dan Pemkot Kendari Perkuat Sinergi Keuangan Modern


Pemkota Kendari dan Bank Sultra Teken MoU Perbesar

Pemkota Kendari dan Bank Sultra Teken MoU

Sekilas.co.id – Langkah besar menuju transformasi digital keuangan daerah kembali dipacu di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara. PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra atau Bank Sultra resmi memperkuat kemitraan strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (2/4).

Bertempat di Tower Bank Sultra, kesepakatan penting ini diteken langsung oleh Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, bersama Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Kerja sama ini menjadi “karpet merah” bagi integrasi teknologi perbankan dalam sistem pemungutan pajak, retribusi, hingga pengelolaan dana daerah yang lebih transparan.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah perwujudan komitmen bank daerah dalam menghadirkan tata kelola keuangan yang akuntabel.

“Ini adalah wujud komitmen bersama untuk menghadirkan layanan keuangan modern. Kami fokus pada optimalisasi penerimaan daerah melalui teknologi digital, seperti pemanfaatan QRIS dan kanal pembayaran daring lainnya agar lebih efektif dan efisien,” ujar Andri di sela acara.

Inovasi Digital Dongkrak PAD 19,28 Persen

Efektivitas digitalisasi perbankan bukan sekadar wacana. Hal ini dibuktikan dengan lonjakan signifikan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kendari. Wali Kota Siska Karina Imran membeberkan data impresif: pada tahun 2024, PAD Kendari tercatat sebesar Rp 343,3 miliar. Angka ini melesat tajam menjadi Rp 409,5 miliar pada tahun 2025.

Artinya, terjadi pertumbuhan sebesar 19,28 persen hanya dalam kurun waktu satu tahun. Siska mengakui bahwa peran sistem perbankan yang disediakan Bank Sultra menjadi faktor kunci di balik kesuksesan tersebut.

“Peningkatan ini tentu tidak terlepas dari dukungan sistem digitalisasi transaksi yang disediakan Bank Sultra. Kolaborasi ini memudahkan masyarakat bertransaksi secara cepat, aman, dan efisien, yang pada akhirnya mendongkrak pendapatan daerah kita,” ungkap Siska Karina Imran.

Menuju Ekosistem Ekonomi Inklusif

Selain urusan pajak dan retribusi, ruang lingkup PKS ini juga mencakup penempatan dana pemerintah daerah yang lebih produktif dan aman. Bank Sultra berkomitmen menjadi motor penggerak percepatan transformasi digital guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Lulo.

Andri menambahkan, ke depan pihaknya akan terus berinovasi agar Bank Sultra tetap menjadi bank kebanggaan daerah yang mampu bersaing di era inklusi keuangan. Sementara itu, Pemkot Kendari mengajak masyarakat untuk semakin aktif menggunakan layanan bank daerah guna mendukung pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan ditekennya MoU dan PKS ini, sinergi antara bank dan pemerintah diharapkan menciptakan ekosistem keuangan yang bebas dari celah kebocoran, transparan, dan sepenuhnya berbasis digital untuk mewujudkan Kendari yang lebih berdaya saing.

Penulis: ambar sakti

Artikel ini telah dibaca 1051 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tertibkan Aset Ummusshabri, Bukti ASR Lindungi Pendidikan Sultra: Aset Aman, Sekolah Tetap Jalan

11 September 2026 - 16:16 WIB

Maling Nikel, PT Ceria Nugraha Indotama Didesak Angkat Kaki dari Bumi Anoa

10 September 2026 - 08:41 WIB

Kasus Ekspor Nikel Ilegal PT Ceria Nugraha Indotama, Kejagung Tancap Gas

9 September 2026 - 17:53 WIB

Kasus Wakil Rakyat Teguh Rahmat Tak Kunjung ke Pengadilan, Kajati Sultra Beri Atensi

9 September 2026 - 16:55 WIB

Lantik Pengurus Kadin Bombana, Supriadi Minta Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah

9 September 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Gubernur Dan Kajati Sultra Percepat Pengamanan Aset Daerah dan Perbaikan Tata Kelola SDA

9 September 2026 - 12:58 WIB

Trending di News