Menu

Mode Gelap
 

News · 14 Apr 2026 20:45 WIB ·

Dugaan Suap MBG, Oknum Anggota DPRD Sulbar Dilaporkan ke Badan Kehormatan


Demo dugaan korupsi dapur MBG di DPRD Sulbar Perbesar

Demo dugaan korupsi dapur MBG di DPRD Sulbar

Sekilas.co.id – Dugaan praktik lancung membayangi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Barat (Sulbar). Seorang oknum anggota DPRD Sulawesi Barat berinisial “RIB” dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) atas dugaan suap terkait percepatan operasional dapur program tersebut.

Laporan ini dilayangkan oleh Aliansi Rakyat Bersatu bersamaan dengan aksi unjuk rasa yang digelar di depan Kantor DPRD Sulawesi Barat, Rabu (8/4/2026). Massa menuntut transparansi penuh dalam pengusutan dugaan pelanggaran etik ini.

Aliansi Rakyat Bersatu mengeklaim telah mengantongi bukti awal terkait aliran dana sebesar Rp 50 juta. Uang tersebut diduga digunakan sebagai “pelicin” agar dapur MBG yang terafiliasi dengan oknum legislator tersebut dapat beroperasi lebih cepat dari prosedur semestinya.

“Telah kami temukan data dan bukti yang kuat. Oknum DPRD Sulbar diduga melakukan penyuapan agar dapurnya cepat beroperasi, nilainya kurang lebih Rp 50 juta, bahkan bisa lebih,” ujar Ahyar, salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Juru bicara Aliansi Rakyat Bersatu, Galang, menambahkan bahwa pihaknya tengah menelusuri jaringan dapur MBG di tiga wilayah, yakni, Kabupaten Mamuju, Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar. Galang menegaskan, laporan ke Badan Kehormatan merupakan langkah awal. Aliansi membuka peluang untuk menyeret kasus ini ke ranah pidana jika ditemukan bukti yang cukup kuat di kemudian hari.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Rakyat Bersatu, Hajril Hajura, menyayangkan jika program nasional yang menyasar kesejahteraan masyarakat justru dijadikan ladang keuntungan pribadi. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang yang mencederai kepercayaan konstituen.

“Kami mendesak Badan Kehormatan tidak berhenti pada pemeriksaan administratif. Jika dugaan ini benar dan terbukti, harus ada sanksi tegas, termasuk pemberhentian,” tegas Hajril.

Aksi demonstrasi yang berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian tersebut berjalan kondusif. Namun, tensi politik di internal DPRD Sulbar diprediksi akan memanas seiring masuknya laporan resmi ini. Hingga berita ini diturunkan, pihak DPRD Sulawesi Barat maupun anggota berinisial “RIB” yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi atau klarifikasi terkait tudingan suap tersebut.

Penulis: ambar sakti

Artikel ini telah dibaca 828 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Presiden Prabowo, GPIM Luncurkan Program Makan Gratis di Kabupaten Konawe

10 June 2026 - 16:16 WIB

Resmi Nahkodai FORKI Kota Kendari, Ridwan Badallah: Fokus Cetak Atlet Berprestasi Untuk Panggung Nasional

8 June 2026 - 08:13 WIB

Ops Pekat Anoa 2026: Ditsamapta Polda Sultra Gagalkan Penyelundupan 168 Botol Miras Tanpa Izin Ke Wawoni

7 June 2026 - 21:19 WIB

Dugaan Pencatutan Identitas Organisasi, JMSI Sultra Siap Tempuh Jalur Hukum

7 June 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Buton Utara 2026: Pemprov Sultra Fokus Lambale–Ereke dan Pongkowulu

6 June 2026 - 00:18 WIB

PT BKA Diduga Ingkari Kesepakatan PPM, DPRD dan Warga Lingkar Tambang Konawe Utara Meradang

4 June 2026 - 09:11 WIB

Trending di News