Sekilas.co.id – Pemerintah Kota Kendari terus bergerak memastikan kebutuhan pangan masyarakat terdampak banjir tetap terpenuhi. Melalui penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap di sejumlah kecamatan berdasarkan data warga yang telah diverifikasi pemerintah, Minggu (17/5/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah kondisi cuaca yang masih belum stabil dan ancaman banjir yang belum sepenuhnya mereda di beberapa wilayah Kota Kendari.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menegaskan penyaluran bantuan dilakukan dengan sistem pendataan per jiwa agar distribusi berjalan tepat sasaran sesuai kondisi riil di lapangan.
“Pemerintah terus memastikan bantuan pangan tersalurkan sesuai data riil masyarakat terdampak banjir agar tepat sasaran,” ujarnya.
Berdasarkan data penyaluran, Kecamatan Poasia menjadi wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak. Sebanyak 359 kepala keluarga dengan total 1.252 jiwa menerima bantuan yang tersebar di Kelurahan Anduonohu, Wundumbatu, Matabubu, Anggoeya, dan Rahandouna.
Dari jumlah tersebut, Kelurahan Anduonohu tercatat sebagai wilayah dengan penerima bantuan terbesar di Kecamatan Poasia, yakni mencapai 244 kepala keluarga atau 849 jiwa.
Sementara itu, di Kecamatan Kambu, bantuan disalurkan kepada 276 kepala keluarga dengan total 1.452 jiwa di Kelurahan Kambu.
Distribusi bantuan juga menjangkau Kecamatan Wua-Wua. Di wilayah ini, bantuan diberikan kepada warga Kelurahan Bonggoeya dengan total 71 kepala keluarga atau 295 jiwa terdampak banjir.
Sedangkan di Kecamatan Kadia, bantuan disalurkan kepada warga Kelurahan Bende dan Anaiwoi dengan total 18 kepala keluarga dan 67 jiwa penerima.
Tak hanya itu, Kecamatan Abeli turut menerima bantuan untuk 180 kepala keluarga dengan total 641 jiwa yang tersebar di Kelurahan Abeli, Anggalomelai, dan Lapulu.
Di Kecamatan Mandonga, bantuan diberikan kepada 10 kepala keluarga di Kelurahan Korumba dengan total 40 jiwa penerima. Sementara Kecamatan Puuwatu menerima bantuan untuk 13 kepala keluarga atau 49 jiwa di Kelurahan Lalodati.
Adapun di Kecamatan Baruga, bantuan disalurkan kepada 27 kepala keluarga dengan total 123 jiwa di Kelurahan Wundudopi.
Sahuriyanto menjelaskan, proses distribusi bantuan melibatkan koordinasi lintas OPD agar penyaluran berjalan cepat, tertib, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
Pemerintah Kota Kendari juga memastikan seluruh proses distribusi tetap mengacu pada data lapangan yang dihimpun mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga BPBD guna menghindari kesalahan penyaluran bantuan.
Selain bantuan pangan, pemerintah daerah masih terus melakukan berbagai langkah penanganan pascabanjir, mulai dari pelayanan kesehatan, pembersihan lingkungan, hingga pemantauan kawasan rawan genangan.
Di tengah situasi bencana yang belum sepenuhnya pulih, bantuan CPP tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan dasar, sekaligus menjaga stabilitas kondisi sosial warga terdampak banjir di Kota Kendari.
Penulis: tim redaksi Sekilas.co.id











