Menu

Mode Gelap
 

News · 16 Mar 2026 16:22 WIB ·

Sidak SPPG Mubabr, Gubernur Sultra Temukan Bahan Pangan Tak Layak Konsumsi


Gubernur Sultra Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka Lakukan Sidak SPPG bersama Bupati Muna Barat La Ode Darwin (foto: dokpim) Perbesar

Gubernur Sultra Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka Lakukan Sidak SPPG bersama Bupati Muna Barat La Ode Darwin (foto: dokpim)

Sekilas.co.id – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sabtu (14/3/2026). Dalam peninjauan tersebut, Gubernur menemukan sejumlah fasilitas dan bahan pangan yang dinilai tidak memenuhi standar kelayakan bagi masyarakat.

Sidak ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan ketat pemerintah daerah untuk memastikan program penyediaan nutrisi bagi masyarakat berjalan sesuai dengan regulasi kebersihan, kualitas, dan keamanan pangan.

Dalam inspeksi tersebut, Andi Sumangerukka menyoroti peralatan penyajian makanan yang dinilai tidak higienis. Ia menegaskan bahwa aspek kebersihan alat makan merupakan hal fundamental yang tidak boleh diabaikan karena berdampak langsung pada kualitas asupan penerima manfaat.

“Tempat makan yang digunakan harus memenuhi standar kebersihan dan kelayakan. Jika kondisinya tidak higienis, tentu tidak layak digunakan untuk penyajian makanan,” ujar Andi di lokasi sidak.

Selain alat makan, Gubernur juga memeriksa sistem penyimpanan bahan pangan. Ia menemukan fasilitas pendingin atau kulkas yang tidak berfungsi optimal. Akibat suhu penyimpanan yang tidak terjaga, ditemukan sejumlah bahan pangan seperti buah-buahan dalam kondisi busuk.

“Penyimpanan makanan harus memenuhi standar agar bahan pangan tetap segar dan aman dikonsumsi. Jika pendingin tidak berfungsi, makanan akan cepat rusak dan membahayakan kesehatan,” tambahnya.

Penyimpangan lain yang ditemukan adalah ketidaksesuaian jenis beras yang digunakan dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan. Berdasarkan aturan, SPPG seharusnya menggunakan beras kualitas premium dalam mengolah makanan, namun di lapangan ditemukan penggunaan beras curah.

Temuan ini memicu teguran keras dari Gubernur agar pengelola segera melakukan penyesuaian sesuai dengan standar prosedur operasional. “Sesuai juknis, beras yang digunakan harus premium, bukan beras curah. Ini harus segera diganti agar kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

Peninjauan di SPPG Tiworo Tengah ini merupakan kelanjutan dari inspeksi serupa yang dilakukan sebelumnya di SPPG Lohia, Kabupaten Muna. Rangkaian sidak ini menjadi bagian dari agenda Safari Ramadhan Gubernur Sultra guna memastikan layanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pemenuhan gizi, berjalan maksimal dan akuntabel di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Penulis: ambar sakti

Artikel ini telah dibaca 878 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tertibkan Aset Ummusshabri, Bukti ASR Lindungi Pendidikan Sultra: Aset Aman, Sekolah Tetap Jalan

11 September 2026 - 16:16 WIB

Maling Nikel, PT Ceria Nugraha Indotama Didesak Angkat Kaki dari Bumi Anoa

10 September 2026 - 08:41 WIB

Kasus Ekspor Nikel Ilegal PT Ceria Nugraha Indotama, Kejagung Tancap Gas

9 September 2026 - 17:53 WIB

Kasus Wakil Rakyat Teguh Rahmat Tak Kunjung ke Pengadilan, Kajati Sultra Beri Atensi

9 September 2026 - 16:55 WIB

Lantik Pengurus Kadin Bombana, Supriadi Minta Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah

9 September 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Gubernur Dan Kajati Sultra Percepat Pengamanan Aset Daerah dan Perbaikan Tata Kelola SDA

9 September 2026 - 12:58 WIB

Trending di News