Menu

Mode Gelap
 

News · 3 Mar 2026 05:03 WIB ·

Wujudkan Ekosistem Pariwisata Inklusif, Forum Pentahelix Sultra Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor


Wujudkan Ekosistem Pariwisata Inklusif, Forum Pentahelix Sultra Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Perbesar

Sekilas.co.id – Sektor pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra) bersiap melompat lebih tinggi. Melalui Forum Silaturrahmi Pentahelix Pariwisata, seluruh elemen strategis mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga komunitas duduk bersama memperkuat komitmen membangun ekosistem wisata yang berkelanjutan.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sultra bersama DPD ASITA Sultra ini digelar di RM Kampoeng Wisata Khas Sulawesi, Senin (02/03/26). Forum ini menjadi panggung diskusi interaktif untuk menyatukan visi dalam memajukan kekayaan alam dan budaya Bumi Anoa.

Potensi Dunia dalam Genggaman Sultra. Ketua DPD ASITA Sultra, H. Rahman Rahim, dengan penuh optimisme menyatakan bahwa potensi pariwisata Sultra tidak kalah bersaing dengan destinasi global manapun. Namun, ia menekankan bahwa keindahan alam saja tidak cukup tanpa pengelolaan maksimal melalui kolaborasi pentahelix.

“Saya sudah berkeliling dunia dan hampir seluruh Indonesia. Potensi Sulawesi Tenggara ini luar biasa. Sangat disayangkan jika tidak kita manfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Rahman.

Ia mengingatkan pentingnya integrasi konsep 3A (Atraksi, Aktivitas, dan Amenitas) yang didukung oleh standar pelayanan (SOP) yang mumpuni. Menurutnya, kesan positif wisatawan adalah modal promosi paling ampuh.

Fokus Utama yakni kualitas SDM dan regulasi. Senada dengan hal tersebut, para pimpinan asosiasi pariwisata menyoroti pentingnya kesiapan “tuan rumah” sebelum melakukan promosi besar-besaran. Sartika (Ketua ASTINDO Sultra), Menegaskan bahwa kapasitas SDM harus menjadi prioritas utama. “Kita harus siap menjadi kota wisata, bukan hanya secara identitas, tetapi benar-benar dari kapasitas pelakunya,” ujarnya.

Femiyanti Darma Kamang (Ketua DPD HPI Sultra), menyatakan fokus pada peningkatan kompetensi pemandu wisata dan penguatan regulasi agar kualitas layanan di lapangan semakin profesional.

Disisi lain juta, visi besar Pemerintah Daerah dari sisi regulator, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, Dr. M. Ridwan Badallah, menjelaskan bahwa forum ini merupakan langkah konkret dalam mendukung visi Gubernur Sultra. Pemerintah berupaya membangun ekosistem pariwisata berbasis kolaborasi, di mana Kota Kendari diposisikan sebagai penyangga utama (hub) konektivitas menuju destinasi unggulan lainnya seperti Wakatobi, Muna, dan Baubau.

“Forum ini adalah awal dari sinergi besar. Kita ingin memastikan setiap wisatawan yang datang ke Sultra pulang dengan kesan mendalam, sehingga mereka menjadi agen promosi alami bagi kemajuan pariwisata kita,” pungkas Ridwan.

Dengan semangat kebersamaan ini, Sulawesi Tenggara kian mantap menatap masa depan sebagai destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menjual keindahan, tapi juga kualitas pelayanan yang berstandar internasional.

Penulis: Tim Redaksi Sekilas.co.id

Artikel ini telah dibaca 1015 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tertibkan Aset Ummusshabri, Bukti ASR Lindungi Pendidikan Sultra: Aset Aman, Sekolah Tetap Jalan

11 September 2026 - 16:16 WIB

Maling Nikel, PT Ceria Nugraha Indotama Didesak Angkat Kaki dari Bumi Anoa

10 September 2026 - 08:41 WIB

Kasus Ekspor Nikel Ilegal PT Ceria Nugraha Indotama, Kejagung Tancap Gas

9 September 2026 - 17:53 WIB

Kasus Wakil Rakyat Teguh Rahmat Tak Kunjung ke Pengadilan, Kajati Sultra Beri Atensi

9 September 2026 - 16:55 WIB

Lantik Pengurus Kadin Bombana, Supriadi Minta Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah

9 September 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Gubernur Dan Kajati Sultra Percepat Pengamanan Aset Daerah dan Perbaikan Tata Kelola SDA

9 September 2026 - 12:58 WIB

Trending di News