Menu

Mode Gelap
 

News · 17 Nov 2025 17:58 WIB ·

Gubernur ASR Tuntaskan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Strategis


Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (Sumber: FB Pemerintah Provinsi Sultra) Perbesar

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (Sumber: FB Pemerintah Provinsi Sultra)

Sekilas.co.id – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam menjaga ketahanan pangan dan memperkuat infrastruktur agromaritim sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto terus dibuktikan. Dibawah Komando Gubernur Andi Sumangerukka (ASR), melalui, Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga tuntaskan menuntaskan rehabilitasi tiga jaringan irigasi strategis pada tahun 2025.

Tiga irigasi tersebut yakni, jaringan irigasi Daerah Irigasi (DI) Asolu di Kabupaten Konawe sepanjang 306,54 meter. Kemudian, jaringan irigasi DI Tamboli di Kabupaten Kolaka sepanjang 250,68 meter, serta pelaksanaan operasi dan pemeliharaan irigasi permukaan di Kolaka, Konawe, Konawe Selatan (Konsel), Muna Barat (Mubar), dan Kota Baubau dengan total panjang 138 kilometer.

“Rehabilitasi irigasi ini merupakan realisasi program prioritas Bapak Gubernur Andi Sumangerukka, terutama dalam penguatan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan,” tutur, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul.

Ia menegaskan, bidang irigasi memiliki peran vital dalam pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder yang menjadi kewenangan provinsi.
Tugas tersebut mencakup pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi di berbagai kabupaten/kota.
“Irigasi kita sudah selesai 100 persen,” jelasnya.

Meski anggaran terbatas karena kebijakan efisiensi, Pemprov Sultra tetap berupaya maksimal agar manfaat rehabilitasi irigasi dapat dirasakan langsung masyarakat, khususnya petani. Pahri menyebut, penguatan infrastruktur pertanian merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

Saat ini, Pemprov Sultra mengelola 12 daerah irigasi dengan luas lebih dari 12 ribu hektare, panjang saluran 145 kilometer, serta 838 bangunan irigasi yang tersebar di Kabupaten Kolaka, Konawe, Konsel, Mubar, dan Kota Baubau. Untuk tahun 2025, Pemprov Sultra tetap memprioritaskan rehabilitasi infrastruktur irigasi serta optimalisasi operasi dan pemeliharaannya, dengan tetap menyesuaikan skala program terhadap ketersediaan anggaran.

Penulis: Yogi Nebansi

Artikel ini telah dibaca 722 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tertibkan Aset Ummusshabri, Bukti ASR Lindungi Pendidikan Sultra: Aset Aman, Sekolah Tetap Jalan

11 September 2026 - 16:16 WIB

Maling Nikel, PT Ceria Nugraha Indotama Didesak Angkat Kaki dari Bumi Anoa

10 September 2026 - 08:41 WIB

Kasus Ekspor Nikel Ilegal PT Ceria Nugraha Indotama, Kejagung Tancap Gas

9 September 2026 - 17:53 WIB

Kasus Wakil Rakyat Teguh Rahmat Tak Kunjung ke Pengadilan, Kajati Sultra Beri Atensi

9 September 2026 - 16:55 WIB

Lantik Pengurus Kadin Bombana, Supriadi Minta Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah

9 September 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Gubernur Dan Kajati Sultra Percepat Pengamanan Aset Daerah dan Perbaikan Tata Kelola SDA

9 September 2026 - 12:58 WIB

Trending di News