Menu

Mode Gelap
 

News · 19 Mar 2026 17:02 WIB ·

Pantau Arus Mudik di Konawe Selatan, Gubernur Sultra Soroti Keselamatan dan Kurangnya Armada


Gubernur Sultra Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka saat menyapa masyarakat disela-sela agenda pantau arus mudik bersama Forkopimda Sultra Perbesar

Gubernur Sultra Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka saat menyapa masyarakat disela-sela agenda pantau arus mudik bersama Forkopimda Sultra

Sekilas.co.id – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka melakukan inspeksi mendadak untuk memantau kelancaran arus mudik di Pelabuhan Penyeberangan Amolengo dan Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan, Rabu (18/3/2026). Dalam tinjauan tersebut, Gubernur menekankan bahwa aspek keselamatan penumpang harus menjadi prioritas mutlak di atas kepentingan ekonomi.

Didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, Gubernur memeriksa kesiapan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari posko pelayanan kesehatan hingga pengaturan kapasitas muatan kapal feri.

“Keselamatan itu nomor satu, jangan hanya mengejar aspek ekonomi,” ujar Andi Sumangerukka saat memberikan arahan kepada operator pelabuhan dan nakhoda kapal.

Berdasarkan data hasil pemantauan di lapangan, arus mudik tahun ini mencatatkan kenaikan volume penumpang sekitar 7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Guna merespons lonjakan tersebut, Pemerintah Provinsi Sultra telah mengalokasikan bantuan sosial berupa program mudik gratis di jalur Amolengo dan Torobulu dengan total kuota mencapai 10.000 tiket.

Langkah ini diambil untuk meringankan beban biaya transportasi masyarakat sekaligus mengurai penumpukan penumpang di titik-titik krusial penyeberangan.

Di sela-sela pemantauan, Gubernur juga berdialog langsung dengan sejumlah pemudik untuk menyerap aspirasi terkait kualitas layanan penyeberangan. Ia berharap seluruh warga yang melakukan perjalanan dapat tiba di kampung halaman dengan selamat untuk merayakan Idul Fitri.

Meski secara umum situasi arus mudik dinilai terkendali, Gubernur mengakui masih adanya kendala teknis berupa antrean panjang yang memakan waktu hingga berjam-jam. Kondisi ini dipicu oleh keterbatasan jumlah armada yang beroperasi dibandingkan dengan tingginya animo masyarakat.

“Secara keseluruhan arus mudik berjalan lancar. Namun, keterbatasan armada memang masih menyebabkan antrean. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami, dan ke depan jumlah armada akan ditambah untuk meningkatkan pelayanan,” jelasnya.

Penambahan armada feri pada rute-rute padat di Sulawesi Tenggara menjadi salah satu poin utama dalam rencana pengembangan infrastruktur transportasi laut provinsi tersebut guna menghindari kemacetan serupa di masa mendatang.

Penulis: ambar sakti

Artikel ini telah dibaca 788 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Sultra Instruksikan Penguatan Unit Pengumpul Zakat di Seluruh Instansi Pemerintah

19 March 2026 - 17:07 WIB

Pemkot Kendari Salurkan Bantuan Pangan untuk 27.536 Keluarga, Penerima Meningkat Signifikan

18 March 2026 - 16:09 WIB

Sambut Idul Fitri, Gubernur Sultra Fasilitasi Ratusan Pemudik Tujuan Kendari–Bobong via Mudik Gratis

18 March 2026 - 16:02 WIB

Gaji dan THR Belum Terbayar, Kontrak Kerja PT Hillcon di Site PT AKP Terancam Putus

18 March 2026 - 15:57 WIB

Drama Hauling PT ST Nikel: Ketika Aturan Jadi Pajangan dan Pansus Jadi Harapan

16 March 2026 - 16:43 WIB

Lantik Pengurus Baru IDI, Wali Kota Kendari Soroti Capaian Layanan Kesehatan dan Evaluasi RSUD

16 March 2026 - 16:35 WIB

Trending di News