Menu

Mode Gelap
 

News · 23 Apr 2026 21:08 WIB ·

Kado HUT Ke-62 Sultra: Eks MTQ Disulap Jadi Sentra UMKM Modern


Kado HUT Ke-62 Sultra: Eks MTQ Disulap Jadi Sentra UMKM Modern Perbesar

Sekilas.co.id – Wajah kawasan eks MTQ Kendari dipastikan bakal berubah total menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Bukan sekadar seremoni tahunan, momentum ini dijadikan titik balik penataan kawasan agar lebih estetis dan berdaya ekonomi bagi masyarakat lokal.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tak tanggung-tanggung, kuota lapak atau tenan yang awalnya hanya dipatok untuk 50 pedagang, kini dilipatgandakan oleh Pemprov Sultra.

“Pendataan awal ada 50, tetapi kami putuskan berikan 100 tenan. Bagi yang belum terakomodasi, mohon bersabar karena tenan-tenan ini sedang dalam proses pembangunan,” ujar ASR saat meninjau lokasi, Selasa (21/4).

*Sterilisasi Bahu Jalan, Fokus Kenyamanan

Langkah ini diambil sebagai respons atas aspirasi para pedagang yang menginginkan tempat berjualan yang lebih representatif. Selama ini, aktivitas perdagangan masih banyak yang meluber ke bahu jalan, yang sering kali memicu kesemrawutan lalu lintas.

Setelah seluruh fasilitas rampung dan diresmikan tepat pada hari jadi provinsi, regulasi ketat akan diberlakukan. Pedagang dilarang keras kembali berjualan di luar area kawasan. “Nanti akan kita launching saat HUT Sultra. Kita ingin kawasan ini rapi, bersih, dan menjadi kebanggaan warga Kendari,” tambah purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

*Manajemen Kebersihan dan Transparansi Biaya

Membangun fisik adalah satu hal, namun merawatnya adalah persoalan lain. ASR menyadari betul hal tersebut. Ia menjamin bahwa Pemprov telah menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk pemeliharaan dan kebersihan kawasan. Mengenai isu biaya sewa lapak yang sempat simpang siur, Gubernur menekankan pentingnya transparansi. Ia menepis adanya tarif sepihak yang memberatkan pedagang.

Penentuan harga sewa akan dilakukan melalui duduk bersama antara pemerintah dan pelaku UMKM. Tarif harus disepakati agar tidak membebani arus kas pedagang kecil. Pengoperasian kawasan akan dipegang oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sultra. Proses pengisian tenan tidak akan dilakukan secara asal. Perumda Sultra akan melakukan seleksi ketat dengan melibatkan rekomendasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pariwisata (Dispar).

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pelaku usaha yang masuk benar-benar memenuhi kriteria dan mampu mendukung citra eks MTQ sebagai destinasi wisata kuliner dan belanja yang berkualitas. Sebagai informasi tambahan, saat ini sterilisasi sementara masih dilakukan di area eks MTQ. Hal tersebut bertujuan untuk memperlancar arus logistik pembangunan fasilitas serta pembersihan kawasan secara menyeluruh sebelum hari peresmian tiba.

Penulis: ambar sakti

Artikel ini telah dibaca 984 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sekda Tersandung Kasus, Dugaan Asusila di Rumah Jabatan Mencuat, HMKS Desak DPRD Konsel Gunakan Hak Angket

13 July 2026 - 16:08 WIB

Polresta Kendari Ungkap Sederet Kasus Besar Mulai dari Curanmor, Narkoba, hingga Kejahatan Seksual

13 July 2026 - 15:42 WIB

APH Sultra Bersatu Tagih Janji DPRD Kendari Soal Inspeksi Hauling PT ST Nikel Resources

11 July 2026 - 23:23 WIB

Sultra Perkuat Posisi sebagai Pusat Peradaban Manusia

11 July 2026 - 23:16 WIB

Akuatik Buton Selatan Raih 2 Emas, Siap Bidik Prestasi Lebih Besar di Porprov

11 July 2026 - 23:11 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mengundurkan Diri

11 July 2026 - 13:01 WIB

Trending di News