Sekilas.co.id – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang berlangsung di Arena Eks STQ Unaaha, Kabupaten Konawe, Minggu malam (28/6/2026). Pada ajang yang diikuti 17 kafilah kabupaten/kota tersebut, Kabupaten Konawe berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan 645 poin.
Berdasarkan Keputusan Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026, Kabupaten Kolaka menempati posisi kedua dengan 384 poin, sedangkan Kota Baubau berada di peringkat ketiga dengan raihan 312 poin.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk menentukan juara, melainkan momentum memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Malam ini kita menyaksikan bersama penutupan MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni penutupan sebuah perlombaan, tetapi momentum syukur atas terselenggaranya syiar Islam yang telah menghadirkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Gubernur.
Ia menyampaikan, sejak pembukaan hingga penutupan, seluruh peserta telah menunjukkan kemampuan terbaik dalam berbagai cabang yang diperlombakan, mulai dari tilawah, tahfiz, tafsir, fahmil Al-Qur’an, syarhil Al-Qur’an, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, hingga cabang-cabang lainnya.
Menurut Gubernur, seluruh peserta sejatinya merupakan pemenang karena telah berkontribusi dalam memuliakan Al-Qur’an.
“Saya dengar tadi diumumkan sekitar 300 peserta menjadi pemenang. Namun sesungguhnya, kalau saya lihat, semua peserta adalah pemenang. MTQ bukan hanya lomba untuk menjadi juara, tetapi bagaimana Al-Qur’an hidup di tengah-tengah masyarakat. MTQ adalah tentang membangun generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, membentuk karakter manusia yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi,” katanya.
Lebih lanjut, Andi Sumangerukka menilai keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak hanya diukur dari kemeriahan acara maupun jumlah peserta, tetapi juga sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an mampu membentuk perilaku, budaya, dan peradaban masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe selaku tuan rumah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, dewan hakim, panitia pelaksana, aparat keamanan, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ XXXI.
Ia juga berpesan kepada para peserta terbaik agar mulai mempersiapkan diri sebagai wakil Sulawesi Tenggara pada MTQ Nasional XXXI yang dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada September 2026.
Prosesi penutupan ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Sulawesi Tenggara sebagai simbol berakhirnya rangkaian MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Suasana penutupan semakin meriah dengan pengundian hadiah umrah bagi para juara pertama dari sejumlah cabang perlombaan. Semula panitia hanya menyediakan satu paket umrah, namun Gubernur Andi Sumangerukka menambah dua paket sehingga total hadiah menjadi tiga paket umrah.
Pengundian dilakukan secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Bupati Konawe. Gubernur mengundi hadiah untuk Juara I Cabang Tafsir Al-Qur’an Golongan Bahasa Inggris, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tenggara mengundi Juara I Cabang Hafalan Al-Qur’an Golongan 1 Juz dan Tilawah Putri, sedangkan Bupati Konawe mengundi Juara I Cabang Qira’at Al-Qur’an Golongan Qira’at Murattal Dewasa Putra.
Penambahan dua paket umrah tersebut disambut antusias oleh peserta dan tamu undangan. Pengundian hadiah menjadi penutup rangkaian MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 sekaligus bentuk apresiasi kepada para qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta berprestasi yang telah berkontribusi dalam syiar Al-Qur’an.
Dengan berakhirnya pelaksanaan MTQ XXXI, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap semangat mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi fondasi dalam membangun generasi Qurani yang religius, berintegritas, dan berdaya saing.











