Sekilas.co.id – Pemerintah Kota Kendari mulai menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari-Maret 2026 yang menyasar 27.536 kepala keluarga (KK). Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran meresmikan langsung peluncuran program tersebut di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Rabu (18/3/2026). Selain meluncurkan program, Wali Kota turut memantau proses verifikasi data yang dilakukan oleh petugas Perum Bulog guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Mengingat penyaluran dilakukan sekaligus untuk periode dua bulan, setiap KK menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
“Khusus di Kecamatan Nambo terdapat 1.469 KK penerima, sementara di Kelurahan Bungkutoko sebanyak 280 KK. Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk membantu warga di tengah fluktuasi harga bahan pokok menjelang Lebaran,” ujar Siska.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abd Rauf, mengungkapkan bahwa terdapat kenaikan signifikan pada jumlah penerima bantuan tahun ini. Data menunjukkan jumlah penerima melonjak dari sekitar 16.000 KK pada tahun sebelumnya menjadi lebih dari 27.000 KK.
Rauf menjelaskan, penerima bantuan merupakan masyarakat yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) desil 1 hingga 4. Sesuai arahan pemerintah pusat, distribusi diawali dari wilayah pesisir seperti Bungkutoko sebelum dilanjutkan ke 65 kelurahan lainnya di Kota Kendari.
“Kami memulai dari wilayah pesisir sesuai instruksi pusat, kemudian bergerak serentak ke seluruh kelurahan agar kebutuhan pangan selama Ramadhan hingga Idul Fitri dapat terpenuhi,” jelas Rauf.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara, Benhur Ngkaimi, mengakui adanya sedikit keterlambatan dalam jadwal penyaluran tahun ini. Hal tersebut disebabkan oleh adanya penambahan komoditas baru dalam paket bantuan, yakni minyak goreng.
“Proses pengadaan minyak goreng membutuhkan waktu tambahan karena ini merupakan komoditas baru dalam skema bantuan tahun ini. Namun, kami memastikan distribusi akan dipercepat agar seluruh masyarakat penerima segera mendapatkannya di bulan Ramadhan ini,” kata Benhur.
Kegiatan peluncuran ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolresta Kendari, Dandim 1417/Kendari, Kepala BPS Kota Kendari, serta jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat.









