Sekilas.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berkomitmen mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui penyediaan hunian berkualitas. Tahun ini, Pemprov Sultra menargetkan pembangunan 400 unit rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
Guna memastikan efektivitas pembangunan, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) meninjau langsung kawasan perumahan percontohan di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (27/3/2026).
Kunjungan ini dilakukan usai menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) sehari sebelumnya.
Dalam peninjauan tersebut, Andi didampingi oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan.
Objek peninjauan merupakan kawasan hunian yang dibangun Kementerian Sosial (Kemensos) untuk masyarakat miskin. Kawasan tersebut terdiri dari sedikitnya 20 unit rumah tipe knock down (bongkar pasang) dengan ukuran Tipe 36.
Menariknya, hunian tersebut menggunakan material panel PVC yang dinilai lebih efisien dibandingkan material konvensional. “Kami meninjau kawasan ini untuk melihat langsung desain serta penataan pemukimannya. Ini menjadi masukan berharga bagi Sultra, terutama dalam konteks efektivitas pembangunan di daerah terpencil,” ujar Andi Sumangerukka di sela-sela kunjungan.
Salah satu hunian yang dikunjungi adalah kediaman orangtua Naila, murid sekolah rakyat yang kini menjadi simbol nasional pengentasan kemiskinan di era Presiden Prabowo Subianto. Gubernur yang akrab disapa ASR ini mengungkapkan bahwa anggaran untuk 400 unit rumah tersebut telah disiapkan dalam tahun anggaran 2026.
Selain mengandalkan APBD, pihaknya tengah menjajaki peluang kolaborasi dengan Kemensos untuk memperluas jangkauan program. “Tahun ini kita siapkan 400 unit. Kami juga menjajaki kolaborasi dengan Kementerian Sosial agar program serupa bisa diimplementasikan secara masif di Sultra,” tambahnya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Sosial Sultra Parinringi menyatakan telah menginstruksikan jajarannya untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat. “Gubernur meminta kami melakukan koordinasi intens dengan Kemensos terkait teknis pembangunan rumah layak huni ini agar tepat sasaran dan sesuai standar,” ungkap Parinringi.
Kunjungan diakhiri dengan dialog singkat antara Gubernur ASR dan warga setempat guna mendengar testimoni langsung mengenai kenyamanan tinggal di rumah berbahan panel PVC tersebut.











