Sekilas.co.id – Satu tahun bukanlah waktu yang lama untuk mengubah wajah sebuah kota, namun bagi pasangan Siska Karina Imran dan Sudirman, 365 hari pertama adalah momentum peletakan fondasi menuju perubahan besar. Dalam suasana syahdu bulan suci Ramadan, ribuan mata menjadi saksi pemaparan capaian satu tahun kepemimpinan mereka yang digelar di pelataran Balai Kota Kendari, Selasa (3/3/2026).
Dihadiri sekitar 2.500 tokoh masyarakat, RT/RW, hingga pejabat tinggi daerah, ekspose ini bukan sekadar seremonial administratif, melainkan bentuk transparansi dan pertanggungjawaban publik atas amanah yang diemban sejak 20 Februari 2025 lalu.

Hj. dr Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, SKM memaparkan capaian kinerja selama setahun
*Visi Besar Lebih dari Sekadar Kemajuan Fisik
Di podium, Wali Kota Siska Karina Imran tampil dengan narasi yang tegas namun tetap santun. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil bermuara pada satu target besar di tahun 2029, menjadikan Kendari sebagai kota yang tak hanya maju secara ekonomi, tapi juga “nyaman untuk ditinggali” (liveable city).
“Visi kami jelas, menjadikan Kota Kendari pada tahun 2029 sebagai kota layak huni yang maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan. Ini adalah janji yang sedang kami tunaikan tahap demi tahap,” tutur Siska di hadapan ribuan hadirin.
*Keberhasilan Makro IPM Tertinggi dan Ekonomi yang Tangguh
Bukan tanpa bukti, kepemimpinan Siska-Sudirman dalam satu tahun ini menunjukkan angka-angka yang menggembirakan. Secara makro, Kota Kendari berhasil mencatatkan rapor hijau. Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Terus merangkak naik dan menempatkan Kendari sebagai salah satu daerah dengan kualitas SDM terbaik di tingkat nasional.
Pengendalian Kemiskinan, Angka kemiskinan berhasil ditekan melalui program transformasi sosial yang inklusif. Stabilitas Ekonomi, Pertumbuhan tetap positif di tengah tantangan ekonomi global, dengan ketimpangan pendapatan yang semakin menyempit.
“Capaian ini adalah hasil kerja kolektif. Sinergi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat adalah kunci utama mesin pembangunan kita tetap bergerak cepat,” tegasnya.
*Menyentuh Garis Depan Pelayanan
Salah satu terobosan yang paling dirasakan masyarakat adalah kehadiran pemerintah hingga ke depan pintu rumah warga. Melalui penguatan Operasi Kelurahan dan optimalisasi Call Center 112, Pemkot Kendari berhasil memangkas birokrasi yang kaku. Ribuan aduan warga terkait infrastruktur hingga layanan darurat kini direspon dengan durasi waktu yang lebih terukur.
Pembangunan infrastruktur pun tak lagi sekadar estetika. Pembenahan drainase dan jalan lingkungan diarahkan pada konsep “ramah lingkungan dan tanggap bencana”, sebuah langkah preventif di tengah tantangan perubahan iklim.
*Menuju Panggung Dunia: UCLG ASPAC 2026
Kematangan kepemimpinan Siska-Sudirman juga diuji melalui pengakuan internasional. Kota Kendari terpilih menjadi tuan rumah agenda bergengsi United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) pada Mei mendatang. Ajang ini bukan sekadar pertemuan diplomatik, melainkan karpet merah bagi investasi dan pariwisata Kendari untuk menyapa dunia.
“Ini adalah peluang emas untuk menunjukkan bahwa Kendari siap bersaing di level global,” tambah Wali Kota.
*Refleksi dan Harapan
Meskipun bertabur prestasi, Siska tetap menunjukkan sikap rendah hati dengan mengakui adanya tantangan besar seperti banjir dan pengangguran yang masih menghantui. Baginya, kritik masyarakat adalah bahan bakar untuk bekerja lebih keras di tahun-tahun mendatang.
Dengan komitmen kolaborasi yang kuat, satu tahun kepemimpinan Siska-Sudirman telah membuktikan bahwa Kendari berada di tangan yang tepat. Visi 2029 bukan lagi sekadar impian di atas kertas, melainkan realitas yang sedang dibangun dengan kerja nyata dan hati yang melayani.
Penulis: Tim Redaksi Sekilas.co.id










