Menu

Mode Gelap
 

News · 5 Aug 2026 20:15 WIB ·

Kadin Sultra dan IAI Rawa Aopa Jajaki Kerja Sama, Bidik SDM Siap Kerja dan Berdaya Saing


Kadin Sultra dan IAI Rawa Aopa Jajaki Kerja Sama, Bidik SDM Siap Kerja dan Berdaya Saing Perbesar

Sekilas.co.id – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa menjajaki kerja sama untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan yang melibatkan pengurus Kadin Sultra, jajaran rektorat IAI Rawa Aopa, serta Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri, Rabu (5/8/2026).

Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM Kadin Sultra, Dr. H. Supriadi, mengatakan kolaborasi perguruan tinggi dan dunia usaha diperlukan agar lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

“Kadin Sultra siap menjadi jembatan antara dunia kampus, dunia usaha, dan pemerintah. Sinergi ini bertujuan mencetak lulusan yang siap kerja, mendorong lahirnya wirausaha muda, menghasilkan riset yang dapat diterapkan di industri, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi Sultra,” kata Supriadi saat ditemui di sela-sela pertemuan dengan IAI Rawa Aopa.

Menurut dia, kerja sama tersebut akan membuka akses bagi mahasiswa IAI Rawa Aopa untuk mengikuti program magang pada perusahaan yang tergabung dalam Kadin Sultra. Dengan demikian, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman kerja sebelum menyelesaikan pendidikan.

Tak hanya magang, Kadin Sultra juga berencana memfasilitasi pembinaan kewirausahaan bagi mahasiswa dengan mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain hilirisasi nikel, kakao, rumput laut, dan perikanan.

Supriadi menilai kolaborasi tersebut juga perlu diarahkan pada penguatan hubungan antara riset perguruan tinggi dan kebutuhan industri.

Ia berharap penelitian yang dilakukan dosen tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi mampu menghasilkan solusi yang dapat diterapkan untuk menjawab persoalan dunia usaha di Sultra.

“Kadin dan universitas bersama-sama mempromosikan peluang investasi Sultra melalui seminar, business matching, dan kajian ekonomi daerah,” jelasnya.

Pola kerja sama tersebut diharapkan dapat mempersempit jarak antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Kampus memperoleh gambaran lebih konkret mengenai kebutuhan dunia kerja, sementara dunia usaha mendapatkan akses terhadap sumber daya manusia dan gagasan akademik yang potensial dikembangkan.

Rektor IAI Rawa Aopa, Dr. Basrin Melamba, menyambut positif penjajakan kerja sama tersebut. Menurut dia, keterlibatan Kadin Sultra dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dan civitas akademika, terutama dalam membuka akses magang, pelatihan vokasi, hingga peluang penyaluran tenaga kerja.

“Kerja sama ini banyak hal, salah satunya mahasiswa kami bisa diberi ruang berkaitan dengan magang dan pelatihan wirausaha agar bukan hanya teori yang dikuasai, tetapi dibarengi dengan praktik. Tentunya integrasi antara kurikulum akademik dengan dinamika dunia usaha dari Kadin akan mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di IAI Rawa Aopa,” katanya.

Basrin menilai pengalaman praktis menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Karena itu, hubungan antara institusi pendidikan dan dunia usaha perlu dibangun secara berkelanjutan.

Dukungan terhadap rencana kolaborasi tersebut juga disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri, Mardan.

Pihak yayasan, kata dia, siap memfasilitasi penguatan kelembagaan serta sarana penunjang untuk mendukung implementasi kerja sama.

“Kita berharap dengan kerja sama ini bisa memberikan dampak yang luas, khususnya peningkatan sarana prasarana dan fasilitas demi menunjang program ekonomi kreatif yang kami bangun seperti tapak ikan air tawar, perhotelan, dan pemanfaatan lahan pertanian,” tukasnya.

Penjajakan kerja sama Kadin Sultra dan IAI Rawa Aopa tersebut menempatkan pengembangan SDM, kewirausahaan, riset terapan, serta penguatan potensi ekonomi lokal sebagai bagian penting dari kolaborasi.

Jika diimplementasikan sesuai rencana, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada kesepakatan kelembagaan, tetapi menghasilkan ruang praktik bagi mahasiswa sekaligus memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan ekonomi daerah.

Penulis: ambar sakti

Artikel ini telah dibaca 1490 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kemanusiaan Jadi Alasan Utama Habil Salurkan Bantuan di Muna dan Mubar

22 August 2026 - 17:55 WIB

Kejati Sultra Isyaratkan Perkara Babarina Menyeret Banyak Tersangka

18 August 2026 - 22:36 WIB

Perdalam Penyidikan PT Mining Maju, Kejati Sultra Temukan Dugaan Ore Nikel Ilegal

18 August 2026 - 22:21 WIB

Habil kembali Sumbang 5 Ton Beras di Kampung Leluhur Lawa Raya

18 August 2026 - 19:44 WIB

Habil Marati Salurkan 7,5 Ton Beras untuk 1.500 Warga dan Janda Miskin di Muna-Muna Barat

18 August 2026 - 08:54 WIB

Kekayaan Kolaka Digrogoti Kejati Sultra Amankan 200 Ribu MT Ore Nikel Senilai Rp200 Miliar

13 August 2026 - 18:19 WIB

Trending di Hukrim