Menu

Mode Gelap
 

News · 10 Feb 2026 19:27 WIB ·

Cahaya yang Kembali Pulang Menjemput Masa Depan di Tanah Kelahiran


Ir. La Ode Arif Mudianto Putra Sultra yang berkiprah sebagai akademisi diluar Sultra Perbesar

Ir. La Ode Arif Mudianto Putra Sultra yang berkiprah sebagai akademisi diluar Sultra

Sekilas.co.id – Setelah puluhan tahun menapaki jalan panjang di riuh rendahnya kota besar, mengabdi di ruang-ruang kelas bergengsi, dan membidani lahirnya ribuan intelektual muda, ada satu panggilan yang tak pernah benar-benar padam dalam sanubari seorang akademisi asal “Bumi Anoa”, Ir. La Ode Arif Mudianto, MT,.

Bagi seorang tokoh pendidikan yang telah matang oleh pengalaman, kembali ke daerah asal bukanlah tanda berhenti berkarya. Sebaliknya, ini adalah babak baru yang paling krusial. Sebuah pengabdian paripurna untuk tanah yang pertama kali membentuk jati dirinya yakni tanah Wolio.

*Menatap Tanah Wolio Dimomentum Pesta Demokrasi 2029

Pria yang lahir di Buton, 20 Februari 1961 ingin pulang ke kampung halaman dengan membawa bekal pengalaman bukan sekadar nama. Pulang ke daerah bukan berarti membawa kesombongan gelar atau jabatan.

Momentum pesta demokrasi 2029 masih panjang. Namun peluang itu merupakan kesempatan yang harus direbut untuk menjadikan daerah lebih baik itu.

Dimana, sang pendidik kembali dengan membawa jejaring luas menjadi jembatan antara potensi lokal dengan peluang di tingkat nasional maupun internasional. Metodologi mutakhir dengan mentransfer sistem pendidikan yang modern namun tetap relevan dengan kearifan lokal.

Tidak hanya itu, Arif Mudianto membawa visi strategis memetakan apa yang kurang dari sistem pendidikan di daerah dan bagaimana memperbaikinya secara sistemik. Ayah dari tiga anak ini pun memiliki keinginan untuk membangun dari akar.

Arif menjelaskan bahwa, seringkali pendidikan di daerah tertinggal bukan karena kurangnya kecerdasan, melainkan kurangnya akses dan figur inspiratif. Kehadiran tokoh pendidikan yang telah sukses di luar kota memberikan bukti nyata bagi anak-anak daerah.

“jarak bukan penghalang untuk meraih mimpi,” katanya.

Arif hadir bukan untuk menggurui, melainkan untuk menanam benih-benih harapan baru melalui pembangunan berdasarkan pemetaan potensi yang dirangkaikan dengan modal jejaring yang telah ia miliki dan tentu dengan segudang pengalaman di Kota besar.

*Investasi Terbesar Adalah Sumber Daya Manusia

Jika pembangunan infrastruktur membangun raga sebuah daerah, maka pendidikan membangun jiwanya. Keputusan untuk pulang adalah sebuah investasi jangka panjang.

Hasilnya mungkin tidak terlihat dalam satu atau dua tahun, namun dalam satu dekade ke depan, akan lahir generasi baru dari daerah tersebut yang mampu bersaing secara global tanpa melupakan asal-usulnya.

“Sejauh-jauhnya burung terbang, ia akan selalu tahu jalan pulang. Dan sebaik-baiknya tempat mendarat adalah dahan tempat ia tumbuh, untuk memberi keteduhan bagi yang lainnya,” ujarnya.

Mentap potensi, melihat kondisi daerah, rencana kepulangan Arif adalah sebuah pernyataan sikap. Bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak boleh hanya terpusat di satu titik. Dibutuhkan keberanian dan ketulusan dari para putra daerah yang telah ‘selesai’ dengan urusan pribadinya untuk menoleh ke belakang, mengulurkan tangan.

“Mari kita bangun rumah kita bersama,” pungkasnya.

Penulis: yogi nebansi

Artikel ini telah dibaca 1185 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Drama Hauling PT ST Nikel: Ketika Aturan Jadi Pajangan dan Pansus Jadi Harapan

16 March 2026 - 16:43 WIB

Lantik Pengurus Baru IDI, Wali Kota Kendari Soroti Capaian Layanan Kesehatan dan Evaluasi RSUD

16 March 2026 - 16:35 WIB

Safari Ramadhan di Pulau Muna, Gubernur Sultra: Saya Tidak Akan Bangun Proyek Monumental

16 March 2026 - 16:30 WIB

Safari Ramadhan di Pulau Muna, Gubernur Sultra Salurkan Bantuan Benih untuk Ribuan Hektar Lahan

16 March 2026 - 16:26 WIB

Sidak SPPG Mubabr, Gubernur Sultra Temukan Bahan Pangan Tak Layak Konsumsi

16 March 2026 - 16:22 WIB

Gelar Bukber Alumni, Abd Rahman Mantapkan Agenda Reuni Akbar Perdana Alumni Unsultra

15 March 2026 - 21:29 WIB

Trending di News