Menu

Mode Gelap
 

News · 14 Mar 2026 19:56 WIB ·

Gubernur Sultra Janjikan Tuntaskan Perbaikan Jalan Rusak pada 2026


Gubernur Sultra lakukan safari ramadhan di Kabupaten Buton Utara (Foto: Dokpim) Perbesar

Gubernur Sultra lakukan safari ramadhan di Kabupaten Buton Utara (Foto: Dokpim)

Sekilas.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perbaikan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan berat di Kabupaten Buton Utara pada tahun anggaran 2026. Fokus utama pembangunan ini diarahkan untuk membuka isolasi wilayah dan memacu hilirisasi potensi daerah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dalam rangkaian Safari Ramadhan di Masjid At-Taqwa Kulisusu, Kamis (12/3/2026). Ia menyebut infrastruktur darat menjadi kunci utama agar kekayaan alam Buton Utara tidak hanya tertahan di lingkup lokal.

“Saya membangun jalan penghubung ini karena melihat Buton Utara memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pertanian. Selama ini potensi tersebut belum berkembang optimal karena aksesibilitas yang terbatas,” ujar Andi Sumangerukka.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Sultra, sepanjang tahun 2025 telah dilakukan peningkatan jalan pada ruas Lambale–Ereke, Simpang 3 Bubu–Ronta, serta Ronta–Lambale dengan total panjang 16,42 kilometer. Pada tahun 2026, program ini akan berlanjut dengan fokus peningkatan ruas Lambale–Ereke sepanjang kurang lebih 5 kilometer.

Andi menilai, kualitas komoditas pertanian dan kelautan Buton Utara sebenarnya memiliki standar pasar ekspor jika didukung oleh rantai distribusi yang efisien. “Jika infrastruktur memadai, hasil bumi di sini bisa menembus pasar yang lebih luas, bahkan ekspor. Transportasi yang baik akan memangkas biaya logistik secara signifikan,” tambahnya.

Selain aspek infrastruktur jalan, kunjungan kerja ini juga diisi dengan intervensi kesejahteraan masyarakat. Gubernur menyerahkan bantuan Pasang Baru Listrik (PBL) bagi 224 rumah tangga tidak mampu di Buton Utara, serta menyalurkan 150 paket bantuan sembako secara pribadi.

Di sela kegiatan, Gubernur turut meninjau progres Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Malalanda, Kecamatan Kulisusu. Kawasan ini menjadi satu dari enam lokasi prioritas revitalisasi kampung nelayan di Sulawesi Tenggara untuk periode 2025–2026.

Rencana pengembangan kawasan pesisir ini mencakup, perbaikan fasilitas umum, penataan jalan lingkungan dan sistem sanitasi permukiman. Kemudian, hunian layak, pembangunan rumah khusus nelayan agar kawasan lebih sehat dan tertata. Dan kawasan produktif, guna memperlancar alur distribusi hasil tangkapan nelayan dari dermaga ke pasar.

“Tujuannya adalah agar masyarakat pesisir memiliki hunian yang layak. Ke depan, kampung nelayan ini harus berkembang menjadi kawasan yang produktif dan berkelanjutan melalui keterlibatan aktif masyarakat lokal,” pungkasnya.

Penulis: tim sekilas.co.id

Artikel ini telah dibaca 927 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Drama Hauling PT ST Nikel: Ketika Aturan Jadi Pajangan dan Pansus Jadi Harapan

16 March 2026 - 16:43 WIB

Lantik Pengurus Baru IDI, Wali Kota Kendari Soroti Capaian Layanan Kesehatan dan Evaluasi RSUD

16 March 2026 - 16:35 WIB

Safari Ramadhan di Pulau Muna, Gubernur Sultra: Saya Tidak Akan Bangun Proyek Monumental

16 March 2026 - 16:30 WIB

Safari Ramadhan di Pulau Muna, Gubernur Sultra Salurkan Bantuan Benih untuk Ribuan Hektar Lahan

16 March 2026 - 16:26 WIB

Sidak SPPG Mubabr, Gubernur Sultra Temukan Bahan Pangan Tak Layak Konsumsi

16 March 2026 - 16:22 WIB

Gelar Bukber Alumni, Abd Rahman Mantapkan Agenda Reuni Akbar Perdana Alumni Unsultra

15 March 2026 - 21:29 WIB

Trending di News