Menu

Mode Gelap
 

News · 14 Mar 2026 20:39 WIB ·

Gubernur ASR Dorong Bank Sultra Jadi Pemodal Pembangunan Daerah


Konfrensi pers Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan Direktur Bank Sultra Andri Permana usai melaksanakan RUPS Perbesar

Konfrensi pers Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan Direktur Bank Sultra Andri Permana usai melaksanakan RUPS

*Perkuat Ekonomi Regional ASR Juga Dorong Sektor Swasta Gunakan Fasilitas Bank Sultra

Sekilas.co.id – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melakukan langkah progresif dalam tata kelola keuangan daerah dengan mendorong PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra menjadi sumber utama pinjaman pembangunan bagi pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya. Setidaknya, Sultra tercatat memiliki wilayah 17 Kabupate dan Kota yang akan mendapatkan manfaat tersebut.

Gubernur menegaskan bahwa penguatan Bank Sultra harus dilakukan secara masif agar bank plat merah tersebut mampu mengambil alih peran sebagai lembaga pembiayaan utama bagi proyek-proyek infrastruktur strategis di Bumi Anoa.

Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa dengan meminjam langsung ke Bank Sultra, maka bunga pinjaman yang dibayarkan oleh pemerintah daerah tidak akan lari ke pihak lain, melainkan kembali menjadi pendapatan bank daerah yang pada akhirnya akan disetorkan kembali ke kas daerah dalam bentuk dividen.

“Kita ingin menciptakan sirkulasi ekonomi yang tertutup di daerah. Jika selama ini pemerintah daerah meminjam ke PT SMI, ke depan saya minta diarahkan langsung ke Bank Sultra. Dengan begitu, bunga yang dibayarkan pemda tetap berputar di Sultra, memperkuat modal bank kita, dan kembali ke rakyat melalui pembangunan. Dan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tadi semua pemegang saham sepakat,” tutur Andi Sumangerukka di Kendari, Sabtu (14/3/2026).

Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Menurut Gubernur, Bank Sultra kini sudah memiliki kapasitas yang cukup, terutama setelah bergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) yang memperkuat posisi likuiditas dan manajemen risikonya.

*Swasta Wajib Dukung Ekosistem Keuangan Lokal

Guna mendukung peran baru Bank Sultra sebagai sumber pendanaan infrastruktur, Gubernur juga mewajibkan seluruh perusahaan swasta yang mengeksploitasi sumber daya alam di Sultra untuk menempatkan dana dan melakukan transaksi melalui Bank Sultra.

“Swasta yang berusaha di sini harus punya andil dalam pembangunan infrastruktur sumber daya daerah. Caranya sederhana: gunakan fasilitas Bank Sultra. Semakin besar dana pihak ketiga yang masuk dari sektor swasta, semakin besar kemampuan Bank Sultra untuk memberikan pinjaman pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya bagi pemerintah daerah,” tambahnya.

Implikasi bagi Pembangunan Daerah, Jelas Perwira dengan dua bintang di undang ini menjelaskan bahwa, pengalihan sumber pinjaman ke Bank Sultra diharapkan dapat mempercepat proses birokrasi pembiayaan karena dilakukan di lingkup internal provinsi. Selain itu, kebijakan ini diproyeksikan akan meningkatkan Laba bersih perseroan melalui pendapatan bunga dari pinjaman sektor publik. Kemudian memperkuat modal inti guna menunjang ekspansi bisnis perbankan di masa depan. Termasuk dalam menghadapi efisiensi anggaran daerah, dimana melalui skema bunga yang kompetitif dan pembagian dividen kembali ke daerah.

Gubernur Andi Sumangerukka optimistis bahwa sinergi antara kebijakan pemerintah, sektor swasta, dan perbankan daerah ini akan menjadi fondasi utama bagi akselerasi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Sulawesi
Tenggara.

Ditemui ditempat yang sama, Direktur Bank Sultra Andri Permana menyatakan kesiapannya dalam menghadirkan fitur layanan perbankan korporasi yang kompetitif. Seiring dengan telah diresmikannya Bank Sultra sebagai bagian dari Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama Bank Jatim, kapasitas layanan digital dan keamanan transaksi perseroan kini berada pada level yang jauh lebih mumpuni untuk melayani kebutuhan korporasi skala besar.

Sinergi antara kebijakan pemerintah provinsi dan sektor swasta ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem keuangan lokal yang solid, di mana kekayaan sumber daya alam Sultra dapat terkelola dan berputar di dalam sistem keuangan daerah demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara secara merata.

Penulis: tim redaksi sekilas.co.id

Artikel ini telah dibaca 1459 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Bukber Alumni, Abd Rahman Mantapkan Agenda Reuni Akbar Perdana Alumni Unsultra

15 March 2026 - 21:29 WIB

Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Kendari, Ridwan Bae Soroti Kapasitas Terminal yang Overload

15 March 2026 - 21:14 WIB

Pemkot Kendari: Kritik Publik adalah Energi untuk Perbaikan Pelayanan

14 March 2026 - 20:52 WIB

Harmoni di Rumah Jabatan, Upaya Pemkot Kendari Mempererat Kohesi Sosial melalui Silaturahmi Ramadhan

14 March 2026 - 20:15 WIB

Membangun Resiliensi dari Balik Jeruji, Pemkot Kendari Rangkul Warga Binaan Lapas Perempuan

14 March 2026 - 20:10 WIB

Kinerja Positif Tuai Pujian ASR, Bank Sultra Tebar Dividen Rp314 Miliar

14 March 2026 - 20:04 WIB

Trending di News