Sekilas.co.id – Menyongsong momen bersejarah, jajaran panitia Reuni Akbar Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus memacu persiapan teknis jelang hari H yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 mendatang. Kegiatan ini digadang-gadang akan menjadi titik balik bagi penguatan ikatan alumni lintas generasi.
Ketua Panitia Reuni Akbar, Abdul Rahman, menyampaikan bahwa agenda besar ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah ikhtiar untuk mempererat kembali ukhuwah islamiyah dan jalinan silaturahmi antar alumni yang telah tersebar di berbagai sektor.
“Kami mengundang seluruh rekan-rekan alumni untuk hadir. Momen ini adalah wadah silaturahmi, dan karena bertepatan dengan bulan suci, harapannya melalui buka puasa bersama nanti kita semua bisa mendapatkan hikmah Ramadan serta keberkahan agar Reuni Akbar perdana ini berjalan lancar,” ujar Abdul Rahman saat ditemui di Kendari.
Menjaga Soliditas di Tengah Dinamika
Disinggung mengenai polemik internal yang sempat berembus di lingkungan kampus, Abdul Rahman memilih untuk bersikap bijak. Ia menegaskan bahwa fokus utama alumni saat ini adalah kontribusi positif bagi almamater, tanpa masuk terlalu dalam pada persoalan manajerial internal.
“Kita semua menjadi besar karena dididik di Unsultra. Ramadan ini adalah waktu yang tepat bagi kita untuk saling memahami dan menanggalkan ego. Fokus kita adalah bagaimana alumni bisa bersatu,” tegasnya.
Hingga saat ini, progres persiapan acara dilaporkan telah menyentuh angka 80 persen. Panitia menargetkan seluruh detail teknis akan rampung total pada 11 April 2026 mendatang.
Demi memeriahkan acara tersebut, panitia telah menyusun daftar termasuk sejumlah tokoh yang merupakan alumni. Beberapa nama besar yang dijadwalkan hadir antara lain, Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Ridwan Bae (Tokoh Nasional sekaligus Alumni Senior) dan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kehadiran alumni tersebut diharapkan
dapat memberikan motivasi bagi para alumni muda serta mempertegas posisi strategis lulusan Unsultra dalam pembangunan daerah dan nasional.










